I have never been so afraid of losing someone (aside from ma and pa) over the short years of my life;

I have never been so eager to express my feelings to someone (inc. writing this post!);

I have never been so proud of my partner;

I have never tried socializing more with unknown persons;

I would never spend my money for ojek (or uber or grab or anything) almost everyday;

until I met you!

Trust me those things are not simple for me.

you may not understand, but good God, you’ve destructed my wall.

– 6 March 2017

Pernah

Kami pernah saling mendengar detak jantung masing-masing sambil mengatur detak jantung masing-masing kami pula. Kami pernah terantuk perasaan masing-masing yang menggila. Kami pernah terjaga sepanjang malam untuk mengisahkan hal-hal kecil dari hari-hari yang kami lalui. Kami pernah menghabiskan siang dalam diam, dengan pundak kami saling bertemu. Kami pernah tertatih-tatih demi menggapai diri kami. Kami pernah menjejakkan kaki di alam bebas. Kami pernah minum susu basi tanpa alasan. Kami pernah menghajar diri terlalu keras dengan adu mulut. Kami pernah hampir menyesal bertemu satu sama lain. Kami pernah sadar bahwa menyesali pertemuan ini adalah hal terbodoh. Hanya pernah.

27 September 2014